Kyoto

Daerah-daerah penting

Kyoto Selatan

1. Kuil Fushimi-Inari

Kuil ini mungkin adalah kuil yang paling populer bagi kalangan wisatawan di Kyoto. Dengan banyak torii (gerbang kuil) berwarna oranye kemerahan, kuil Fushimi-Inari Taisha adalah salah satu lokasi foto Instagram paling terkenal di Jepang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

2. Uji dan Kuil Byodo-in

Uji adalah kota kecil di selatan Kyoto yang terkenal dengan teh hijaunya. Di sini juga terdapat Byodo-in, kuil yang diabadikan di uang logam pecahan 10 yen.

Byodo-in
Kuil Byodo-in di Uji, Kyoto

Kyoto Tengah

1. Kastil Nijo

Nijo-jo_Ninomaru-goten_2009
Kastil Nijo. Sumber: wikipedia

Kastil Nijo dibangun pada tahun 1603 sebagai kediaman Tokugawa Ieyasu, shogun pertama di Periode Edo, di Kyoto. Kastil Nijo merupakan salah satu dari 17 monumen bersejarah Kyoto kuno, dan telah ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

2. Pasar Nishiki

Pasar Nishiki adalah pasar yang terletak di jalan yang sempit sepanjang 5 blok dengan lebih dari 100 toko dan restoran. Pasar ini dikenal sebagai “Dapur Kyoto” dan menjual berbagai jenis makanan jadi, seperti seafood segar dan olahan, acar sayuran, dan juga alat-alat dapur seperti pisau, panci, dsbCocok untuk mencoba berbagai jenis makanan dan mencari oleh-oleh!

nishiki
Berbagai jenis ikan kering olahan di Pasar Nishiki. Sumber: eatbickerlove.com

Kyoto Utara

Kuil Kinkaku-ji

Kuil Kinkakuji (Pavilion Emas) adalah kuil berlapis emas yang terletak di utara Kyoto dan dapat ditempuh dengan bus dari Kyoto Station. Kuil ini merupakan inspirasi dari Ginkakuji, yang memiliki arsitektur yang serupa. Dengan warna emas yang menyolok, kuil ini sangat kontras dengan lingkungan sekitar yang hijau dan asri. Jika Anda berkunjung pada musim dingin, siapa tahu Anda beruntung dapat melihat kuil ini diselimuti salju!

kinkakuji
Kuil Kinkakuji di musim dingin. Sumber: likebearstohoney.com

Kyoto Timur

1. Kuil Kiyomizudera dan Higashiyama Shopping Street

Kiyomizudera mungkin adalah salah satu kuil yang paling indah di Kyoto. Dengan nama yang berarti “Kuil Air Murni”, kuil ini dibangun pada tahun 780 dan dialiri oleh air terjun Otowa yang sangat jernih. Pada tahun 1994, kuil ini dinobatkan menjadi salah satu Situs Peninggalan Dunia oleh UNESCO. Di jalan menuju kuil ini, terdapat Higashiyama Shopping Street, dengan banyak toko suvenir.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

2. Gion

Gion adalah daerah Geisha paling terkenal di Kyoto yang berlokasi tidak terlalu jauh dari Kuil Kiyomizudera. Terdapat banyak toko, restoran, dan kedai teh (ochaya), di mana para geiko (dialek Kyoto untuk geisha) dan maiko (geisha muda) bekerja sebagai penghibur. Di sini, Anda bisa menikmati bangunan-bangunan tua dan terkadang melihat geisha yang berjalan kaki menuju tempat kerjanya.

giongeisha
Geisha di Gion, Kyoto. Sumber: gotravel.hr

3. Kuil Sanjusangendo

Kuil Sanjusangendo terkenal dengan 1001 patung Buddha di ruang utamanya. Di dalam kuil dengan panjang 120 meter dan merupakan struktur dari kayu terpanjang di Jepang ini, terdapat 1 patung kayu besar dari Kannon (Guan Yin) yang diapit oleh 500 patung Kannon berukuran manusia, masing-masing di sebelah kiri dan kanannya. Jangan lewatkan pemandangan yang luar biasa ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

4. Kuil Ginkakuji dan Jalan Filsuf

Ginkakuji
Ginkakuji di musim dingin. Sumber: flickr.com

Ginkakuji merupakan kuil Zen di daerah Higashiyama, Kyoto dengan bangunan utama bernama Pavilion Perak, beberapa bangunan kuil, taman lumut yang indah, dan sebuah taman pasir yang unik. Di dekat kuil ini terdapat Jalan Filsuf (Philosopher’s Path),  sepotong jalan batu yang asri dengan pohon-pohon sakura di musim semi.

phiolosopherpath
Jalan Filsuf di musim semi. Sumber: flickr.com

Kyoto Barat

Arashiyama

Arashiyama terletak di sebelah barat Kota Kyoto, dan merupakan daerah yang ramai dikunjungi pada musim sakura dan musim gugur. Jembatan Togetsukyo adalah struktur paling terkenal di Arashiyama, dan banyak terdapat toko dan restoran di sekitarnya. Selain itu, hutan bambu Arashiyama dan Kuil Tenryuji juga sering dikunjungi para wisatawan asing dan domestik. Jika ada waktu, Anda bisa mencoba naik perahu mengarungi sungai Hozugawa.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kuliner

1. Aneka jajan pasar di Pasar Nishiki

2. Daerah Pontocho dan Kawayuka (restoran di atas sungai Kamogawa)

Pontocho adalah salah satu daerah khas tempat menikmati berbagai macam hidangan di Kyoto. Daerah ini terletak di gang sempit yang terletak di sebelah Sungai Kamogawa. Berbagai macam restoran dari restoran yakitori (sate ayam) yang tidak mahal sampai restoran eksklusif khas Kyoto bisa ditemukan di sini.

Pontocho
Seorang Geisha sedang berjalan di Pontocho

Restoran-restoran yang menghadap Sungai Kamogawa menyediakan ruang terbuka di atas sungai, di mana para tamu dapat menikmati hidangan di udara terbuka pada bulan Mei sampai September. Gaya restoran seperti ini dikenal dengan nama Kawayuka, yang bertujuan untuk mengurangi rasa panas di musim panas yang menyengat. Jika Anda ingin mencobanya, jangan lupa untuk memesan tempat sebelumnya, terutama pada akhir pekan.

kawayuka
Kawayuka di atas Sungai Kamogawa, Pontocho

Aktivitas

1. Mengenakan kimono dan make-up ala Geisha

Liburan di Kyoto belum lengkap tanpa mencoba mengenakan kimono dan make-up ala seorang Geisha. Anda bisa melihat beberapa lokasi yang menyediakan sewa kimono di sini.

aya02
Pengalaman mengenakan kimono dan berdandan ala Geisha. Sumber: kyoto-maiko.com

2. Taman Monyet Iwatayama

Taman Monyet Iwatayama adalah sejenis kebun binatang di Arashiyama yang ditinggali oleh segerombolan monyet Jepang dengan jumlah lebih dari 170 ekor. Monyet-monyet ini hidup liar, tetapi dapat diberi makan makanan khusus yang bisa dibeli di lokasi.

Monkey park
Taman Monyet Iwatayama. Sumber: Shutterstock.com

Sapporo

Kota Sapporo tidak terlalu besar, dengan pusat kota di sekitar Sapporo Station, tempat terkonsentrasinya hotel-hotel besar. Sapporo terkenal dengan seafood, bir, sake, ramen, jingisukan atau Genghis Khan (daging domba yang dipanggang di atas pelat besi panas), dan snow festival yang diadakan setiap tahun.

moiwayama
Moiwayama (Gunung Moiwa) ski area di Sapporo. Sumber: minkara.carview.co.jp

Kuliner

Susukino adalah daerah di mana banyak terdapat restoran terkenal di Sapporo. Daerah ini juga dikenal dengan hiburan malamnya dan selalu ramai sampai tengah malam.

31338
Susukino di malam hari. Sumber: Korkusung/shutterstock

1. Sushi

Hokkaido dikenal sebagai produsen produk laut yang segar dan berkualitas tinggi. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang dengan tujuan utama menikmati kuliner di sini. Jika Anda mengunjungi Sapporo, jangan lewatkan sushi dan seafood bowl yang segar dan nikmat. Salah satu restoran sushi yang patut dikunjungi adalah Nemurohanamaru Sushi Restaurant di lantai 6 Stellar Palace, di Sapporo Station.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

2. Jingisukan

Jingisukan adalah hidangan khas Hokkaido, berupa daging domba yang dimasak di atas pelat panas bersama dengan bawang dan sayuran. Susukino adalah lokasi beberapa restoran jingisukan yang terkenal di Sapporo. Restoran jingisukan yang bersejarah adalah Daruma Honten di Susukino

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

3. Ramen

Sapporo terkenal dengan miso ramen, dengan ciri khas kuah miso dan topping sayuran yang ditumis sampai harum. Sumire Susukino adalah restoran ramen miso terkenal yang selalu dipadati pengunjung dan berlokasi di dekat stasiun Susukino yang mudah dijangkau.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

4. Soup Curry

Kuliner di Sapporo belumlah lengkap tanpa soup curry-nyaAda beberapa restoran soup curry yang terkenal, salah satunya adalah Soup Curry Yellow, yang terletak di daerah Susukino. Nikmati berbagai pilihan jenis daging dengan sayur dengan aroma rempah-rempah yang kuat untuk menghangatkan tubuh Anda.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

5. Seafood Bowl

Seafood bowl adalah hidangan berupa nasi putih dengan topping seafood segar. Kitanogurume-tei yang terletak di dekat pasar induk Sapporo adalah tempat yang paling terkenal untuk menikmati seafood bowl.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Aktivitas

1. Taman Odori, Sapporo TV Tower, Sapporo Snow Festival

f_odoripark_01main-1200x600.jpg
Taman Odori di pusat Kota Sapporo. Sumber: sapporo.travel

Taman Odori adalah taman di pusat Kota Sapporo. Taman ini berada di sepanjang Jalan Odori yang terbentang dari barat sampai timur dari stasiun kereta bawah tanah Odori. Selain terdapat 92 jenis pohon dan berbagai pahatan seni dan patung yang menarik, taman ini juga adalah lokasi diadakannya Sapporo Snow Festival setiap bulan Februari serta berbagai festival dan acara menarik. Di sini juga terdapat Sapporo TV Tower dengan dek observasinya.

odori park
Sapporo TV Tower dengan iluminasi malam di Taman Odori

2. Kebun Binatang Maruyama

Kebun binatang Maruyama terletak di dalam kota Sapporo dan dapat dijangkau dengan mudah menggunakan kereta bawah tanah. Di sini pengunjung bisa melihat beruang kutub, penguin, dan banyak binatang lain.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

3. Ski dan Aktivitas Outdoor di Takino

Bagi yang ingin mencoba bermain ski, jangan lupa kunjungi Takino Snow World, yang dapat dicapai dengan bus selama 30-40 menit dari Makomanai Station. Area ski yang landai menjadikan tempat ini cocok bagi pemula. Selain ski, pengunjung juga bisa mencoba snowboard, berjalan di saju dengan snow shoes, atau meluncur dengan ban (snow tubing). Di musim panas (April – September), pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas outdoor seperti piknik, taman bunga, dan tempat bermain anak.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

4. Pemandangan Malam Kota Sapporo di Gunung Moiwayama

Gunung Moiwayama dapat dicapai dengan kereta tram dan bus dari downtown Sapporo,  dilanjutkan dengan ropeway ke dek observasi di puncak gunung ini. Pemandangan malam Kota Sapporo paling indah jika dinikmati dari tempat ini, yang dilengkapi dengan restoran dan toko suvenir. Moiwayama juga memiliki area ski dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding Takino.

 

moiwayama_4b
Pemandangan malam Kota Sapporo dari puncak gunung Moiwayama. Sumber: sapporo-photo.com

 

Tokyo

  1. Tokyo Tengah: Akihabara, Ginza, Tokyo Station
  2. Tokyo Utara: Tokyo Sky Tree, Asakusa, Ueno
  3. Tokyo Barat: Shibuya, Shinjuku, Harajuku
  4. Tokyo Selatan: Odaiba, Roppongi, Tokyo Tower
  5. Luar Tokyo: Disneyland, Gunung Fuji, Yokohama

tokyo

Sekarang, Tokyo dikenal sebagai pusat belanja, hiburan, budaya, dan kuliner. Jika ingin mengenal sejarah kota Tokyo, Anda bisa mengunjungi distrik Asakusa dengan suasana Edo zaman dahulu dan berbagai museum, kuil dan taman yang bersejarah.

Daerah-daerah Penting

Tokyo Tengah

1. Akihabara

akiba
Akihabara di malam hari. Sumber: aumo.jp

Akihabara adalah pusat elektronika dan kultur pop Jepang. Tempat ini dikenal sebagai “surga” para penggemar manga dan anime, yang dikenal dengan sebutan orang-orang “Otaku“. Di hari Minggu, jalan utama daerah ini ditutup untuk kendaraan bermotor pada pukul 13:00 sampai 18:00 (sampai pukul 17:00 selama musim gugur dan dingin).

maidcafe
Maid Cafe di Akihabara. Sumber: maidreamin.com

Selain toko-toko elektronik, salah satu hal unik yang dapat Anda jumpai di Akihabara adalah Maid Cafe, di mana para pelayan cafe mengenakan pakaian layaknya para asisten rumah tangga zaman dahulu di daerah Eropa. Walaupun banyak yang mengenakan pakaian yang cukup minim, jangan sekali-kali melecehkan mereka, ya!

2. Ginza

Ginza adalah pusat belanja, kuliner, dan hiburan kelas tinggi terpopuler di Tokyo. Ginza juga dikenal sebagai daerah termahal di Jepang, di mana 1 meter persegi lahan di sini memiliki nilai sebesar 10 juta yen. Tidak heran jika hampir semua barang di tempat ini berharga premium.

ginza
Wako store, Ginza. Sumber: jw-webmagazine.com

Jika Anda berjalan-jalan di Ginza dan merasa lapar, jangan kuatir karena ada beberapa pilihan tempat makan yang tidak akan membuat kantung anda kempes, yaitu Yoshinoya Beef Bowl Ginza 3-chome dan Kyushu Jangara Ramen Ginza 6-chome (non halal).

3. Tokyo Station dan Marunouchi

Gedung Tokyo Station, stasiun utama di Tokyo, adalah salah satu gedung yang paling terkenal di Tokyo. Banyak orang yang berfoto di depan gedung yang memiliki desain batu bata merah yang megah ini. Di dekat Tokyo Station, terdapat kompleks perkantoran Marunouchi tempat kantor pusat berbagai perusahaan dan bank berskala global.

Screen Shot 2018-10-10 at 22.44.18
Tokyo Station dan Marunouchi. Sumber: photohito.com

Tokyo Utara

1. Tokyo Sky Tree

SkyTree
Tokyo Sky Tree. Sumber: japan-guide.com

Tokyo Sky Tree adalah menara televisi dengan ketinggian 634 meter dan merupakan simbol terbaru Kota Tokyo. Menara ini berada di tengah pusat belanja Tokyo Skytree Town dan Sumida Aquarium, tidak jauh dari Asakusa.

2. Asakusa

Screen Shot 2018-10-11 at 0.14.35
Gerbang Halilintar. Sumber: photohito.com

Asakusa adalah pusat dari “kota tua” Tokyo dengan suasana Tokyo kuno yang masih kental. Sensoji, kuil Buddha yang populer yang dapat dicapai dengan melalui Kaminari-mon (gerbang halilintar), merupakan tujuan utama bagi banyak pengunjung. Jalan Nakamise antara gerbang halilintar dan kuil utama terkenal dengan toko-toko penganan tradisional dan suvenir bagi para turis.

Nakamise-now
Jalan Nakamise dan Kuil Sensoji. Sumber: jw-webmagazine.com
Kaminarimon-nakamise-sensoji
Bird-view dari Gerbang Halilintar, Jalan Nakamise, sampai Kuil Sensoji. Sumber: jw-webmagazine.com

3. Ueno

ameyokocho
Ameyokocho di Ueno. Sumber: allabout-japan.com

Di Ueno terdapat Ameyokocho, jalan pasar yang menjual berbagai produk dari seafood sampai pakaian dan tas. Selain itu, juga terdapat Ueno Park, tempat banyak orang Tokyo menikmati mekarnya bunga sakura (Hanami) dan Ueno Zoo, di mana terdapat panda yang merupakan maskot kebun binatang ini. Hoppy Street, di mana terdapat banyak warung minum ekonomis, juga ramai dikunjungi penduduk Tokyo dan para wisatawan.

src_10985908
Giant Panda di Ueno Zoo. Sumber: 4travel.jp

Tokyo Barat

1. Shibuya

Shibuya merupakan daerah pusat belanja dan hiburan yang terletak di sekitar Stasiun Shibuya. Daerah ini dikenal sebagai salah satu daerah tersibuk di Tokyo yang penuh dengan toko, restoran, dan klub malam. Shibuya juga dikenal sebagai pusat fashion dan budaya anak muda di Jepang. Perempatan Shibuya dikabarkan merupakan perempatan tersibuk di dunia!

Shibuya-Crossing-GettyImages-533959897

2. Shinjuku

Stasiun Shinjuku adalah stasiun tersibuk di dunia! Setiap hari sekitar 2 juta penumpang menggunakan stasiun ini, yang dilalui oleh lebih dari 10 jalur kereta dan kereta bawah tanah.

Di sebelah barat stasiun ini terdapat distrik pencakar langit, lokasi banyak gedung-gedung tertinggi di Tokyo, salah satunya adalah Gedung Pemerintahan Metropolitan Tokyo, yang memiliki dek observasi yang dibuka untuk umum tanpa bayaran.

gedungpemerintahantokyo
Gedung Pemerintahan Metropolitan Tokyo. Sumber: fastjapan.com
shinjuku
Pemandangan malam daerah Shinjuku, dilihat dari Gedung Pemerintahan Metropolitan Tokyo.

Di sebelah timur laut dari Stasiun Shinjuku, terdapat Kabukicho, daerah pusat hiburan malam terbesar dan “paling liar” di Jepang. Harap berhati-hati jika Anda datang ke sini pada malam hari.

kabukicho
Kabukicho, pusat hiburan malam Tokyo. Sumber: livedoor.blogimg.jp

3. Harajuku

Harajuku berada di antara Shibuya dan Shinjuku. Tempat ini merupakan pusat kultur dan fashion remaja yang paling ekstrim di Jepang, yang terpusat di Jalan Takeshita. dengan toko-toko trendi, butik, toko pakaian bekas, kios crepe, dan penjaja makanan cepat saji.

takeshitastreet.jpg
Fashion ekstrim di Jalan Takeshita, Harajuku. Sumber: jpninfo.com

Tokyo Selatan

1. Odaiba

お台場
Aqua City dan gedung Fuji TV di Odaiba. Sumber: yakei-kabegami.com

Odaiba adalah daerah belanja dan hiburan bagi anak muda yang populer di sebuah pulau buatan. Zaman dahulu, daerah ini terdiri atas pulau-pulau kecil buatan manusia yang berfungsi sebagai  benteng pertahanan bagi kota Tokyo, yang kemudian direklamasi secara besar-besaran, dan selesai pada akhir 1990-an, menjadi satu pulau buatan besar. Jembatan Pelangi (Rainbow Bridge) yang menghubungkan Odaiba dengan pusat kota Tokyo sangat indah untuk dinikmati setelah matahari tenggelam dari taman.

rainbowbridge
Rainbow Bridge di malam hari. Sumber: wikipedia.com

2. Roppongi

roppongiHills
Roppongi Hills. Sumber: japan-guide.com

Di sini terdapat Roppongi Hills, “kota di dalam kota” yang dibuka pada tahun 2003 dan merupakan kompleks bangunan dengan pertokoan, perkantoran, hotel, museum seni, dan dek observasi. Banyak perusahaan IT besar yang memiliki kantor pusat di tempat ini. Stasiun TV Asahi juga terdapat di kompleks ini dan sering mengadakan acara menarik di hari Sabtu dan Minggu. Mungkin Anda bisa bertemu dengan karakter Crayon Shin-chan di sini!

Screen Shot 2018-10-11 at 12.06.42 PM
Karakter Crayon Shinchan di kafe Stasiun TV Asahi di Roppongi. Sumber: oricon.co.jp

Roppongi juga dikenal sebagai daerah hiburan malam yang trendy dan terdapat banyak bar dan restoran yang ramai dikunjungi komunitas ekspat di Tokyo.

diatokyo_blog33
Bar di Roppongi. Sumber: japan-nightclub.com

3. Tokyo Tower

Tokyo Tower (333 meter) sempat menjadi menara simbol Kota Tokyo sampai Tokyo Sky Tree selesai dibangun. Sekarang, menara ini masih berfungsi sebagai pemancar siaran TV dan masih sering dikunjungi oleh wisatawan dan penduduk Tokyo.

bottom view of tokyo tower
Tokyo Tower. Sumber: pexels.com

Luar Tokyo

1. Disneyland dan Disney Sea

disneyland
Tokyo Disneyland. Sumber: tdrexplorer.com

Disneyland dan Disney Sea berada di satu kompleks Tokyo Disney Resort,  yang sebenarnya berada di Prefektur Chiba di luar Tokyo. Taman hiburan ini sangat populer dan selalu ramai pengunjung. Sediakan 1 hari untuk 1 lokasi, terutama pada akhir pekan karena pasti ada antrian yang cukup panjang di hampir semua atraksi. Disney Sea lebih seusai bagi remaja dan orang dewasa, dan Disneyland lebih condong sesuai bagi anak-anak.

Disneysea
Tokyo Disney Sea. Sumber: alphacoders.com

2. Gunung Fuji

Untuk menikmati pemandangan keindahan Gunung Fuji, Anda bisa mengunjungi Kawaguchi-ko (Danau Kawaguchi) dengan bis dari Shinjuku Station. Alternatif lain adalah dengan mengunjungi Nikko atau Hakone ketika cuaca sedang cerah dan tidak berkabut.

Screen Shot 2018-10-11 at 2.00.47 PM
Gunung Fuji dari Kawaguchi-ko. Sumber: zekkeijapan.com

3. Yokohama

yokohama
Minato-mirai di Yokohama. Sumber: Franliber, Inc.

Yokohama adalah kota kedua terbesar di Jepang berdasarkan jumlah penduduk yang dapat dicapai dalam waktu 30-50 menit dengan kereta dari Tokyo. Selain kompleks perbelanjaan dan hiburan Minato-mirai, juga terdapat Chinatown terbesar di Jepang, Yokohama Chukagai.

yokohama-chuukagai
Yokohama Chinatown. Sumber: matome.naver.jp

Osaka

Daerah-daerah Penting

Daerah Kita (Umeda dan sekitarnya)

Screen Shot 2018-10-10 at 23.03.50
Lucua & Lucua 101 Department store. Sumber: machicarrot.com

Dalam Bahasa Jepang, “Kita” berarti Utara. Daerah Kita adalah salah satu dari 2 pusat kota Osaka (yang kedua adalah daerah Minami, yang berarti “Selatan”). Banyak wisatawan menjadikan daerah ini pusat dalam menjelajahi Osaka karena lokasinya yang strategis dan berjarak hanya 3 stasiun dari Shin-Osaka, tempat pemberhentian kereta api super cepat Shinkansen. Pusat daerah ini terletak di sekitar Osaka Station City yang belum lama ini direnovasi secara besar-besaran.

Grandfront
Grand Front Osaka

Di daerah yang chic ini, Anda dapat menjumpai pusat-pusat perbelajaan utama di Osaka dan kantor berbagai perusahaan besar. Banyak juga terdapat restoran dan bar dengan suasana tradisional maupun modern. Beberapa hotel terbesar dan ternama juga berada di sini, seperti Hilton Osaka, Ritz-Carlton Osaka, InterContinental Osaka, dll. Bagi Anda yang suka berbelanja, jangan lupa kunjungi Hankyu Department Store, HEP Five, Hankyu Men’s (yang menjual berbagai produk trendi khusus pria), Lucua & Lucua 110 Department Store, Yodobashi Camera, dan Grand Front Osaka. Di daerah iini juga terdapat Umeda Sky Building dengan Floating Garden di lantai ke-40.

umedasky
Umeda Sky Building. Sumber: justgola.com

Daerah Minami (Shinsaibashi, Namba dan Dotombori, Shinsekai)

Minami, yang berarti “Selatan” di dalam Bahasa Jepang, merupakan pusat kota kedua di Osaka setelah Kita (Umeda). Daerah Minami meliputi area sekitar Nippombashi, Shinsaibashi, Namba (termasuk Dotombori), dan Shinsekai. Penduduk Osaka dengan aksennya yang medok sering datang ke daerah ini untuk makan dan minum bersama rekan kerja atau keluarga.

Shinsaibashi
Shinsaibashi Shopping Arcade. Sumber: theculturetrip.com

Jalan Midosuji yang menghubungkan Shinsaibashi dan Namba merupakan daerah “berkelas” dengan toko-toko mewahnya. Di selatan Namba, Anda bisa menjumpai Den-den Town, sepotong jalan dengan banyak toko elektronik dan anime dan terletak dekat pasar Kuromon Ichiba. Tsutenkaku adalah menara bersejarah di Osaka yang sekarang dikenal sebagai menara “prakiraan cuaca”. Di sekitar menara ini terdapat toko-toko dan restoran bertema retro, dan pengunjung bahkan dapat bermain ding-dong seperti periode tahun 1990-an di Indonesia.

shinsekai
Shinsekai dengan menara Tsutenkaku di malam hari. Sumber: japanhoppers

 

Sekitar Osaka

Di utara Osaka terdapat 2 tujuan wisata yang layak dikunjungi pada musim semi atau musim gugur ketika cuaca cerah. Yang pertama adalah Expo Park (Banpaku Kinen Koen), lokasi tempat diadakannya Expo ’70. Di sebelah taman ini terdapat kompleks perbelanjaan terbesar di Jepang, Expo City, lengkap dengan Redhorse Osaka Wheel, bianglala tertinggi di seluruh Jepang.

expo
Tower of the Sun di Expo Park

Lokasi kedua adalah Minoh Park dengan air terjunnya yang dikenal sebagai power spot atau lokasi di mana pengunjung dapat merasa tenang dan menyatu dengan alam yang asri.

Minoh
Minoh Park di musim gugur – photo by http://www.pantown.com

Kuliner

takoyaki
Takoyaki

Wisata di Osaka tidaklah lengkap tanpa menikmati berbagai hidangan kulinernya. Takoyaki adalah hidangan khas asli Osaka berupa bola-bola kecil dari adonan tepung terigu yang berisi potongan gurita dan dihidangkan dengan saus khas Osaka. Takoyaki yang baru selesai dipanggang sangat cocok dinikmati sebagai snack setelah berjalan-jalan seharian. Hati-hati panas!

Okonomiyaki, juga dikenal dengan sebutan “pizza Jepang”, adalah hidangan dari adonan encer tepung terigu yang dicampur kol, bawang, bersama daging atau seafood.

okonomiyaki
Okonomiyaki khas Osaka

Selain kedua hidangan khas di atas, Osaka juga terkenal dengan ramen hitam, dengan kuah yang dicampur dengan kecap shoyu kental. Di daerah Umeda dan Namba, terdapat restoran Osaka Tonteki (non halal), yang menghidangkan steak daging babi yang disiram dengan saus khas Osaka.

tonteki
Osaka Tonteki – sumber: kansai-tabearuki.com

Bagi penggemar sushi, bisa mencoba warung sushi Edo-mae Harukoma Honten yang selalu ramai pengunjung. Warung yang terletak dekat pasar Tenma ini buka pukul 11 pagi, dan pengunjung biasa mulai mengantri sejak pukul 10:30.

春駒
Satu set sushi di Harukoma Honten

Berbagai Atraksi

usj
Universal Studios Japan, Osaka

Jika Anda berwisata bersama teman atau keluarga, jangan lupa kunjungi Universal Studios Japan dengan berbagai atraksi permainan dan pertunjukan yang sangat menarik. Selain itu, Osaka Aquarium Kaiyukan juga layak dikunjungi dengan hiu pausnya yang berenang-renang bersama ikan-ikan lain di dalam akuarium berukuran raksasa. Di Expo City juga terdapat berbagai atraksi yang menarik, seperti kebun binatang indoor, tempat bermain anak, dll.

6412000100674
Osaka Aquarium Kaiyukan. Sumber: asp.hotel-story.ne.jp
20180324_112043_434470
Expo City di Osaka bagian utara. Sumber: osp.osaka-info.jp